Teman Akrab Apa Sok Akrab? Inilah Teman Akrab Komunitas Versi Si Introvert

 


Sejak dulu saya mudah berteman dengan siapa saja, walau kesan awal yang mereka sampaikan adalah saya orangnya jutek alias judes. Hal itu berlaku buat teman perempuan maupun lelaki. Bahkan bisa dibilang saya orangnya gak mudah akrab. Sebagai orang introvert ( saya baru menyadari hal ini ) saya tidak mudah membuka hati dan percaya dengan orang baru.

Apalagi sejak mengenal dunia komunitas, teman saya tentu saja makin bertambah dong tapi tetap saja teman akrab tak sebanyak yang dikenal. Saya memiliki teman akrab lelaki mungkin ini satu-satunya tapi tenang jangan berpikiran negatif dulu, simak ceritanya sampai selesai. Ada beberapa teman yang bagi saya termasuk akrab. Pemilih? Mungkin iya, karena akrab dengan saya artinya akan mengetahui semua dunia mengenai saya.

Pertama mengenalnya jauh sebelum ada dunia blogging yang seramai sekarang. Saya mulai akrab setelah membaca tulisan kegalaunya mengenai pacarnya hahaha. Iya, dia lebih muda usianya dari saya, bisa dibilang jadi seperti adik deh. Bagaimana saya dan dia akrab? Ya saling bertukar cerita dong lewat tulisan karena memang mengenalnya melalui dunia maya.



Saya bisa cerita apa saja dengannya, tentang pekerjaan, tentang galaunya saya menemukan tambatan hati di usia yang hampir seperempat abad. Kisah percintaan yang gak jelas kepastiannya hahaha. Apakah dia asyik jadi pendengar cerita saya? Kadang iya, kadang dingin namanya juga lelaki. Sampai suatu hari saya dapat kesempatan mengunjungi kotanya, saya janjian buat ketemuan. Eits gak Cuma berdua ya, tapi dengan teman lainnya juga dong.

Sewaktu saya bekerja di kota asalnya, sering kali merepotkannya dan dia dengan senang hati membantu. Entah beneran senang hati atau sebel ya, secara saya minta tolong dia mengirimkan sekardus perkakas rumah tangga waktu saya ngekos hahaha. Apakah sekarang masih akrab? Masih dong. Secara dia comblang saya menemukan jodoh hahaha. Pasti dia bakal GR baca tulisan ini deh, bahkan kalau saya lagi bertengkar sama suami, dia pasti jadi penengahnya. Karena suami lebih dulu bestian sama dia hahaha. Kini dia jadi blogger yang jago urusan dalaman blog, kalau ada masalah bahkan minta tolong bikinin artikel ya sama dia hahaha. Saya berharap pertemanan kami membawa kebaikan dan keberkahan, sampai mati pun tak bisa melupakan kebaikan.

saat ini saya dan dia berada di satu grup blogger yang tiap hari ramainya bukan main. Tapi memang teman-teman di sana bisa akrab satu sama lain. Saling menimpali topik pembicaraan yang teramat random deh. Tidakah saya memiliki teman akrab perempuan? Ada dong, salah satu teman akrab ini sudah saya anggap seperti saudara. Saya mengenalnya berawal dari dunia penulisan buku dan penerbitan. Saat anak-anak saya dan dia masih kecil. Walau usianya jauh lebih muda, tepatnya sepantaran dengan adik saya, tapi saya dan dia bisa nyambung membahas apapun.


Bisa dibilang teman akrab yang saya percaya sepenuh hati tentang luar dalam perjalanan hidup. Sisi baik dan buruknya saya. Saya dan dia sering hangout bareng, saling support dan mendoakan kebaikan. Namun akhir-akhir ini, hubungan pertemanan saya dengannya tidak baik-baik saja. Lamanya pertemanan tidak menjamin tidak ada masalah dan salah paham. tidak selamanya niat baik akan bisa diterima dengan baik walau kami akrab. Saya tidak menyesal mengenalnya, semoga dia selalu sehat dan dilimpahkan kebahagian. Kami memang masih berada di dalam beberapa grup blogger tapi menjadi asing hehehe. It’s oke, life must go on.

Sudah cuma segitu doang? Gak sih, masih ada beberapa teman dari komunitas yang tadinya biasa saja karena komunikasi yang intens jadi akrab. Bahkan salah satunya dari dulu sudah akrab seperti kakak perempuan. Dari dulu sampai sekarang tetap baik, meski sudah gak bisa leluasa cerita kayak dulu deh. Karena sejak awal mengenalnya pun saya maupun dia mengetahui kisah hidup masing-masing yang mungkin gak semua orang tahu.



Sekarang makin sibuk dengan pekerjaan maupun urusan keluarganya.




Namun kebaikannya pun tak akan saya lupakan. Bahkan sebelum pandemi melanda saya dan teman baik lainnya dapat kesempatan traveling bareng, seseruan menjelajah kota pelajar yang juga terkenal segabai kota wisata. Sayangnya sekarang belum dapat kesempatan buat jalan bareng lagi tapi tetap bisa ngobrol seru di WAG blogger.

Seru ya bahas pertemanan? Seru dong, ini bisa jadi cerita yang dibaca ulang kalau anak-anak kami besar nanti. Malah ada lho teman akrab yang saya kenal masih jomblo sampai menikah, saya dan suami ( wakti itu calon suami ) hadir ke pernikahannya. Saya sempat numpang foto pre-wedding di depan mobil pengantin lho ahahhaha. Lucunya saya masih menyimpan souvenir nikahannya sampai sekarang hahaha.



Apakah semua pertemanan bisa akrab? Gak sih,  bisa akrab tapi tak sesuai ekspektasi saya hahaha. Sewaktu awal, saya mengira keakraban kami bisa jadi bestie. Ternyata saya tidak demikian, hal itu diluar ekspektasi dong. Ya, gak apa – apa sih tiap orang punya pilihannya sendiri kan. Saat ini saya baik, akrab iya tapi ya sudah sebatas itu. Bukan yang semua hal bisa saya ceritakan sepenuhnya ke dia.

Ada banyak komunitas blogger yang saya ikutin, salah satunya komunitas blogger perempuan yang rata-rata sudah jadi emak-mak. Tak heran kalau namanya KEB ( Kumpulan Emak Blogger ) yang sampai sekarang makin eksis. Memiliki teman akrab? Punya sih, tapi entah apakah bisa dikatakan akrab, ntar takutnya saya yang dibilang sok akrab hahaha.

Pertama, Aslinya berasal dari Malang, namun sedang merantau ikut suaminya. Awalnya akrab bagaimana? Komen-komenan di kolom instagram dong, sampai akhirnya dapat kesempatan buat kopdar bareng waktu mudik ke Malang. Lanjut diajak kerjasama mengurus sebuah event blogger di Malang.



Lain lagi dengan teman yang satu ini, duh malu sih dibilang teman akrab. Bagi saya yang gak mudah atau sembarang save kontak nomor whatsapp, jelas kalau sampai saya simpan nomernya jadi teman akrab saya. Ya bagaimana akhirnya gak tidak saya simpan karena teman ini merupakan salah satu admin WAG blogger hahaha. Sejak nomernya saya save, lebih tepatnya saling save saya jadi bisa ngepoin story WA-nya dong hahaha. Saling berbalas komen di status itu seru loh wkwkwwk.

Secara emak satu ini suka posting story WA mengenai proses bikin kompos, kalau gak hasil bercocok tanam dengan media yang terbatas tapi bisa. Contohnya? Bekas botol air mineral dong. Ikutan senang deh lihat proses tanamannya mulai dari berbunga sampai jadi bakal buah. sebagai orang yang suka bercocok tanam jadi bisa saling bertukar info maupun pengalaman kan.

Terkadang menjadi teman akrab itu tak perlu alasan ya? Namun memiliki teman yang sefrekuensi, tidak mudah baper dan bisa saling memaafkan kalau ada salah itu lebih asyik dan seru. Bahkan bisa jadi langgeng sampai tua nanti. Jadi teman akrab dunia akhirat itu lho dengan agenda bisa umroh bareng aamiin.

 

 

 


 

Ide Menulis Banyak tapi Waktu Terasa Tak Banyak

 


Kalau dihadapkan dengan pertanyaan kenapa lama gak menulis blog? Pasti bakal banyak banget alasannya. Mari kita simak dongeng mengenai ngeblog ini. Pada dasarnya saya sudah mulai ngeblog tahun 2006, jauh sebelum seramai ini deh. Iya, blog pertama yang saya miliki itu blogspot. Itupun hasil belajar dari kenalan teman di YM. Duh, bahas YM jadi ketahuan umurnya kan? Hahaha

Bikin blogspot gratisan niatnya buat belajar menulis cerpen terinspirasi dari curhatan dan pengamatan cerita orang-orang di sekililing. Ya, waktu itu saya masih bekerja di Hong Kong jadi banyaak ide buat tulis cerpen. Namun seiring berjalannya waktu, saya tergoda platform baru yang namanya Multiply. Ada yang alumni platform ini?

Saya malah rajin tulis di platform tersebut ketimbang blogspot. Blog saya yang itu tersingkirkan deh. Di platform Multiply saya rajin banget menulis dan banyak teman. Tapi sayangnya platform tersebut sekarang sudah raib, pasrah deh. Mau bagaimana lagi, namanya juga gratisan dan sang pemilik lebih memilih menutup karena inovasinya gagal.

Sedih? Banget tapi saya sempat menyelamatkan tulisan-tulisan yang diposting di platform tersebut, istilahnya migrasi ya ke sini. Cuma tulisan saja, sementara foto-foto yang disematkan tak ada. Walaupun sudah migrasi ke wordpress gratisan, bukan berarti saya jadi rajin menulis lagi. Saya patah hati lebih tepatnya. Saya biarkan hasil migrasi begitu saja.

Saat tulisan lama dimigrasi ke wordpress, saya sudah menikah dengan lelaki yang suka menulis pula. Malah dia yang masih rajin menulis. Menikah, menjadi istri kemudian hamil rasanya makin malas buat menulis blog lagi. Apalagi pengalaman hamil anak pertama kerjaan saya setiap hari rebahan alias tidur sepanjang hari. Usai suami kerja saya tidur, bangun cuma makan sholat kemudian tidur lagi sampai suami pulang kerja.

Bahkan cerita pengalaman saya hamil, bukan saya yang menulis melainkan suami. Dia mendapat masukan bikin blog sesuai dengan tagline keluarga kami yang suka warna biru dari teman baiknya. Mungkin ada yang ingin membaca ceritanya bisa ke sini ya.

Hamil kemudian melahirkan anak laki-laki yang menggemaskan. Dunia menulis saya benar-benar teralihkan olehnya. Saya sibuk merawat anak pertama sudah cukup menguras tenaga dan pikiran, mana sempat menulis blog? Sungguh saya salut dengan ibu-ibu yang sekarang dari hamil sampai melahirkan masih menyempatkan diri menulis blog.

Saat anak saya mulai merasakan makan pertamanya atau MPASI, saya jadi rajin bikin menu-menu untuknya. Saya membuat dokumentasi menunya dalam bentuk foto kemudian resepnya saya susun rapi, jadilah sebuah buku sebagai kenang-kenangan dia nanti. Ya, bisa dibilang jiwa menulis saya masih ada makanya bisa jadi resep menu MPASI.



Rasanya gak hanya soal menu MPASI, saya jadi kreatif bikin menu cemilan buat anak. Berawal dari situ saya jadi menggeluti dunia kuliner dan jualan hehe. Menulis blog? Masih jauh dari angan-angan deh, pokoknya waktu dan tenaga cuma buat seputar anak dan hobi. Iya, selain menulis saya hobi baking dan ternyata menghasilkan. Saya malah keasikan jualan kuliner mulai dari kue kering hingga nasi tumpeng.



Namun saya akhirnya menulis blog tapi yang berhubungan dengan kuliner. Ternyata jiwa menulis gak bisa benar-benar lepas dari saya. Saya menulis cerita mengenai menu-menu masakan atau kue yang saya bikin di blog. Tapi sekarang pun sudah lama tidak diupdate hahaha. Sampai saya hamil anak kedua, urusan jualan kuliner pun vakum. Padahal bisa dibilang saya sudah punya nama brand, sudah punya panggung di jejeran penjual kuliner di Malang. Suami minta saya lebih fokus sama kehamilan, takut saya kecapekan kalau terima orderan kuliner. Suami pun membujuk saya untuk kembali menulis blog saja yang lebih ringan daripada sibuk di dapur yang menyita waktu.

Jadilah blog ini, awalnya gratisan kemudian suami mengusulkan untuk dibelikan domain biar lebih keren dikit gitu. Awal ngeblog saya akui rajin menulis, banyak ide yang saya tulis di sini mengenai pengalaman hidup dan kegiatan sehari-hari.

Pengalaman perjalanan saya dan keluarga bersama anak-anak. Cerita mencoba menu-menu makanan dari berbagai restoran yang ada di Malang ataupun luar kota. Sampai tibalah blog dilirik sama brand-brand buat kerjasama. Menulis pun bisa menghasilkan cuan, senang dong? Senang lah, yang tadinya Cuma hobi curhat colongan bisa jadi menghasilkan uang. Kalau dulu menulis cerpen dapat honor, sekarang menulis mengenai produk brand yang dapat uang.

Di sini lah alasan kenapa lama tak menulis blog terjadi. Kalau lagi gak ada kerjasama menulis dari blog, jadi gak menulis. Berasa menulis jadi semacam tuntutan deh. Padahal ya, banyak sekali ide yang bisa saya tulis di blog ini tapi rasanya tak banyak waktu menulisakannya. Halah alasan doang kali ya, dasarnya memang malas hahaha. Apa saja sih ide banyak itu? Boleh ya saya bagi siapa tahu ntar saya tergerak hatinya buat jadi tulisan yang utuh.

1.       Pengalaman ikutan trip ke Bali



Tahun lalu saya untuk pertama kalinya ikutan trip traveling ke Bali. Iya, itu pengalaman berkesan karena saya pertama kalinya pula bisa ke Bali hahaha. Norak? Mungkin, karena begitu senangnya bisa ke Bali pakai uang sendiri ( suami kasih uang sakunya buat beli oleh-oleh )

2.       Review menginap di berbagai hotel

Duluu saya bisa dibilang rajin menulis review hotel. Usai staycation sama keluarga, saya menuliskan hasil pengalamannya di blog, baik di blog ini maupun di Keluarga Biru. Biasanya berapa bulan sekali saya mengagendakan staycation di hotel baik di Malang maupun kota tetangga Surabaya hehe. Secara anak-anak saya suka sekali menginap di hotel, apalagi yang ada kolam renangnya. Emak Bapaknya deh yang musti kerja keras ini hahaha

3.       Review cafe dan restoran

Saya itu orangnya hobi makan tapi takut gemuk hahhaha. Banyak cafe atau restoran yang sudah dicoba namun belum sempat menuliskan pengalamannya di blog. Di Malang banyak bermunculan cafe atau restoran baru sehingga saya sering penasaran sama menu dan rasanya.

4.       Pengalaman pertama naik pesawat Super Air Jet



Ini perlu gak sih pengalamannya saya tulis? Sebenarnya yang ingin dong, secara maskapai tersebut kan tergolong baru ya. Mana penampilan pramugarinya kece abis. Seragamnya itu lebih ke casual begitu, gak yang kaku rambutnya musti dicepol segala .

5.       Cerita perjalanan ke Banjarmasin







Pertama kali ke kota seribu sungai ini tahun 2010 dan belum semua sempat saya abadikan dalam tulisan. Tahun lalu saya berkesempatan ke sana lagi dan sampai sekarang pun belum sempat menuangkan dalam bentuk tulisan di blog. Cerita seru sore-sore main ke Kiram Park, Main ke Pantai Batakan yang ternyata airnya coklat hahaha sampai pengalaman seru ke pasar terapung.

Sebenarnya masih banyaak ide yang  bisa dituangkan jadi tulisan blog, tapi sesuai judulnya saya berasa tak banyak waktunya. Kalau lagi rajin saya sibuk mengurus rumah mulai ngepel sampai urusan cucian yang gak kelar-kelar deh. Tapi kalau lagi ingin rebahan saja, ya rasanya waktu habis buat scroll tiktok deh hahaha. Ya, pokoknya doakan dan semangatin say supaya ide-ide tulisan yang di saya ceritakan di sini bisa terwujud jadi tulisan blog yang utuh deh. Semoga.

Terima kasih sudah mau membaca cerita ngalor ngidul saya lama gak update blog kecuali karena kerjasama brand hahaha. Yuk, semangat menulis, semangat mengukir cerita bahagia dan bermanfaat untuk pembaca.

 


#PetualanganOreoWafer Bersama Keluarga yang Tak Terlupakan



Kehidupan sebagai seorang ibu adalah perjalanan yang penuh keunikan dan tantangan. Dalam kesibukan sehari-hari yang melibatkan merawat anak-anak, mengurus rumah tangga, dan mendukung anggota keluarga dalam kegiatan mereka masing-masing, terkadang kita cenderung melupakan pentingnya menciptakan momen kebahagiaan dalam keluarga. Namun, bagi saya, salah satu misi utama saya sebagai ibu adalah untuk selalu membangun keceriaan dan petualangan dalam keluarga, sehingga kami bisa menciptakan momen-momen menyenangkan yang akan membekas sepanjang hidup.

Ketika kesibukan mengancam untuk merenggut waktu berharga bersama keluarga, saya selalu mencoba untuk menemukan keseimbangan yang tepat. Saya percaya bahwa menciptakan keceriaan adalah kunci untuk mempererat hubungan keluarga. Oleh karena itu, berikut adalah beberapa pengalaman dan prinsip yang saya terapkan dalam peran sebagai seorang ibu yang ingin menciptakan momen-momen tak terlupakan dalam keluarga:

1.       Melibatkan Semua Anggota Keluarga: Setiap anggota keluarga memiliki minat dan kecenderungan masing-masing. Sebagai ibu, saya berusaha untuk memahami apa yang membuat setiap anggota keluarga bahagia dan terlibat dalam kegiatan yang mereka nikmati. Ini bisa mencakup permainan, hobi, atau bahkan berbicara tentang mimpi dan impian mereka. Dengan cara ini, kami dapat merasakan kebahagiaan bersama dalam aktivitas yang disukai oleh setiap anggota keluarga.

2.       Petualangan Bersama: Saya selalu mencari kesempatan untuk menghadirkan elemen petualangan dalam keluarga kami. Ini bisa berupa perjalanan ke alam terbuka, berkemah, bersepeda, atau menjelajahi tempat-tempat baru. Petualangan ini bukan hanya tentang menciptakan momen kebahagiaan, tetapi juga tentang membangun kenangan yang akan membekas seumur hidup.

3.       Menjadwalkan Waktu Kualitas: Dalam kesibukan sehari-hari, waktu keluarga seringkali terabaikan. Oleh karena itu, saya dan suami selalu menjadwalkan waktu khusus untuk keluarga, di mana kami benar-benar fokus pada satu sama lain. Ini bisa menjadi waktu untuk bermain bersama, makan malam bersama, atau hanya sekadar berbicara. Waktu kualitas ini adalah saat di mana momen-momen kebahagiaan sejati diciptakan.

4.       Mendorong Kreativitas: Saya percaya bahwa kreativitas adalah kunci untuk menciptakan keceriaan dalam keluarga. Kami sering kali melakukan proyek bersama, seperti melukis, membuat kerajinan, atau bermain musik. Kreativitas ini tidak hanya menciptakan momen yang menyenangkan, tetapi juga menggali potensi anak-anak dan membantu mereka mengembangkan keterampilan baru.

5.       Menghormati Ruang Pribadi: Selain menciptakan momen bersama, saya juga sangat memahami pentingnya memberikan ruang pribadi untuk setiap anggota keluarga. Ini berarti menghormati waktu mereka untuk bersendirian, merenung, atau menjalani aktivitas yang mereka sukai. Dengan memberikan ruang pribadi, kami memungkinkan anggota keluarga untuk merasa diterima dan dihormati.

 

Dalam upaya untuk selalu membangun keceriaan dan petualangan dalam keluarga, kami belajar bahwa momen-momen kebahagiaan seringkali berasal dari hal-hal sederhana. Tidak selalu perlu perjalanan jauh atau perayaan besar-besaran. Sebaliknya, momen kebahagiaan dapat diciptakan dalam aktivitas sehari-hari, seperti bersama-sama memasak, bermain game, atau sekadar berbicara satu sama lain.

 


Sebagai ibu, saya merasa terpanggil untuk menciptakan lingkungan di mana keluarga kami merasa dicintai, dihargai, dan diberdayakan. Dengan cara ini, kami dapat terus membangun kenangan indah yang akan menghangatkan hati kami sepanjang masa. Menciptakan momen kebahagiaan dalam keluarga adalah tugas yang tak pernah selesai, tetapi setiap upaya yang kami lakukan sebanding dengan kenangan indah yang kami hasilkan.

Dalam upaya menciptakan momen menyenangkan dalam keluarga, saya ingin berbagi sebuah kolaborasi yang sangat menarik antara Petualangan Sherina 2 dan OREO Wafer. Petualangan OREO Wafer hadir sebagai sarana yang sempurna untuk meningkatkan kedekatan dalam keluarga kita. Dengan menggabungkan petualangan yang penuh kejutan dari film Petualangan Sherina 2 dan kelezatan OREO Wafer, kita memiliki kesempatan emas untuk menciptakan momen-momen tak terlupakan.

Beberapa waktu lalu, saya mendengar tentang Press Conference Petualangan OREO Wafer yang diadakan untuk mengumumkan kolaborasi ini. Para pemain film Petualangan Sherina 2 hadir dalam acara tersebut, memberikan wawasan tentang bagaimana kolaborasi ini dapat menghidupkan kembali semangat petualangan dalam keluarga. Acara tersebut sangat menginspirasi, dan saya langsung merasa terhubung dengan visi mereka untuk menciptakan momen kebahagiaan bersama keluarga.

Salah satu hal yang menarik dari Petualangan OREO Wafer adalah bagaimana produk ini dapat menjadi sarana untuk menciptakan momen seru dalam keluarga. OREO Wafer memberikan rasa lezat yang bisa dinikmati oleh semua anggota keluarga, dari yang muda hingga yang tua. Saya tahu betapa sulitnya mengumpulkan seluruh anggota keluarga dalam satu momen bersama, tetapi dengan OREO Wafer, kita dapat merayakan momen bersama dengan santapan lezat yang tak terlupakan.




Saya ingin mengajak Anda untuk mengikuti challenge Petualangan OREO Wafer. Challenge ini merupakan cara yang menyenangkan untuk melibatkan seluruh anggota keluarga dalam petualangan yang penuh keceriaan. Anda dapat berbagi momen kebahagiaan dengan OREO Wafer bersama keluarga Anda dan berpartisipasi dalam kompetisi seru yang diadakan. Dengan hadiah-hadiah yang menggiurkan, Anda memiliki kesempatan untuk membuat momen-momen indah dengan keluarga Anda.

Mekanisme kompetisi sangat mudah. Anda hanya perlu mengikuti petunjuk yang ada pada link berikut: https://www.instagram.com/p/CxISQpsr8Dh/ untuk mengetahui syarat dan ketentuan lengkapnya. Setelah itu, Anda bisa mulai berbagi momen kebahagiaan Anda dengan OREO Wafer dan mengikuti petualangan ini bersama keluarga Anda.

Pada akhirnya, sebagai seorang ibu yang selalu mencari cara untuk membangun keceriaan dan petualangan dalam keluarga, kolaborasi Petualangan Sherina 2 dan OREO Wafer adalah berita yang sangat menggembirakan. Ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk merayakan momen kebahagiaan bersama orang-orang yang kita cintai. Yuk jangan sampai ketinggalan challenge #PetualanganOreoWafer dan ciptakan momen-momen tak terlupakan bersama keluarga Anda.


Cara Menabung Sederhana ala Ibu Rumah Tangga

 


Sewaktu belum menikah dan bekerja mungkin urusan menabung terasa lebih mudah. Lain halnya kalau sudah menikah dan memiliki anak namun tidak lagi bekerja di luar atau kantor. Urusan menabung musti pintar-pintar mengaturnya. Walaupun ibu rumah tangga masih bisa kok menabung dari nafkah yang diberikan suami.

Atau bisa juga ibu rumah tangga yang tetap bisa bekerja dari rumah dan menghasilkan cuan. Pastinya ada banyak cara untuk menabung secara sederhananya. Biasa ibu rumah tangga dituntut bisa mengelola keuangan keluarga kalau suami menyerahkan sepenuhnya gaji yang diterima.

Walaupun dibilang sederhana, namun faktanya masih banyak yang kesulitan untuk menabung. Seringkali uang habis untuk kebutuhan sehari-hari yang makin ke sini makin meningkat saja.

Saya pribadi termasuk yang awalnya susah menabung tapi dengan tekat yang kuat, displin dan rajin bisa kok. Ada beberapa cara menabung sederhana yang sudah saya terapkan selama ini.

1.       Tentukan Skala Prioritas

Sebelum menabung, tentukan dulu uang tabungan tersebut akan digunakan untuk apa? Misal dana darurat, sudah pasti uang tabungan ini nantinya digunakan untuk kebutuhan yang tak terduga saja.

2.       Menabung dengan Celengan

Kelihatannya sederhana ya menabung dengan celengan? Tapi cara ini pun cukup efektif lho buat melatih kita rajin menabung. Saya pribadi mengajarkan pada anak-anak juga menabung dengan celengan, misal sisa uang saku atau pemberian dari saudara.

3.       Menabung di Koperasi

Karena kita mahkluk sosial, biasanya di tempat tinggal sekitar diadakan kegiatan warga yang namanya PKK, nah dalam kegiatan sosial ini terdapat wadah koperasi bagi warga yang menjadi anggota bisa menabung di koperasi PKK. Beda lagi dengan suami, di kantornya pun ada koperasi buat pegawai dan saya dan suami sepakat untuk menyisihkan penghasilan ditabung di koperasi kantornya.

4.       Menabung dengan Uang Receh

Ini baru saya lakukan di awal tahun ini, saya membeli sebuah celengan dengan nominal tertarget. Namun pecahan uang yang ditabung merupakan uang receh, misalnya 10 ribu atau 20 ribu. Target saya menabung dengan uang receh ini sebesar lima juta rupiah. Dengan cara begitu cukup efektif dan konsisten buat saya tiap bulan menabung dengan uang receh.

5.       Menabung Logam Emas

Selain menabung secara konvensional, seperti menaruh uang di celengan atau koperasi. Saya juga memilih menabung berupa logam mulia. Tren menabung emas akhir-akhir banyak jadi pilihan karena menabung emas batangan atau logam mulia nilai asetnya lebih stabil dan bila butuh uang mudah untuk dicairkan dengan cara dijual.

6.        Menabung dengan Ikut Arisan

Meski cara menabung ini masih menjadi perdebatan, namun bagi sebagian orang cara ini cukup efektif lho. Secara setiap bulan kita bakal menyisihkan uang untuk dibayarkan. Nanti bila sudah mendapat giliran arisan uang bisa diambil. Lebih enak sih kalau mendapat giliran di akhir periode, benar-benar berasa menabung deh.

Itulah beberapa cara menabung ala ibu rumah tangga seperti saya. Jadi uang nafkah atau gaji suami yang diberikan kepada kita bisa dikelola dengan baik. Begitupun kalau kita ibu rumah tangga yang bekerja dari rumah dan menghasilkan cuan. Menabunglah dengan konsisten sehingga tercapai tujuan dari menabung tersebut. Tanpa adanya konsisten, cara menabung apapun tidak akan berhasil apalagi kalau banyak godaan misal agenda diskon 10.10 di eccomerce yang menggiurkan.

Why Bodysuits Should Be Your Style Game Changer

If you’re anything like me, you’re always on the lookout for new ways to elevate your style and make your wardrobe work harder for you. And that’s exactly why you need to know about bodysuits. These often-underrated fashion pieces have the power to take your look to the next level, and today we’re going to show you exactly how. In this blog post, we’ll be discussing the benefits of incorporating a bodysuit into your wardrobe, how to choose the right one for you, and why Black Friday shapewear sales are the perfect time to invest in one.

Benefits of Wearing a Bodysuit:

First things first, let’s talk about why bodysuits should be a staple in your wardrobe. Firstly, they’re incredibly flattering for all shapes and sizes. Available in a range of styles, necklines, and lengths, bodysuits can hug your curves in all the right places to create a streamlined silhouette that is both comfortable and stylish. Plus, because they don’t require any tucking or adjusting, you can say goodbye to wardrobe malfunctions and hello to effortless elegance.

 


PowerConceal™ Eco Contour Seamless Bodysuit

 

Secondly, bodysuits are incredibly versatile. They can be worn as a base layer under jackets, blazers, or cardigans for a chic and put-together look, or on their own with a skirt or jeans for a bold and confident statement. And because they come in a range of styles and fabrications, from long-sleeved to backless and everything in between, you can easily find one that suits your style and personality.

 


Built-In Shapewear 2-In-1 Scoop Long Sleeve Sculpt Top

 

Thirdly, bodysuits are a year-round staple that can be worn in any season. In the warmer months, opt for a cotton or lightweight version that will keep you cool and comfortable. In the colder months, try layering a long-sleeved bodysuit underneath a sweater or jacket for added warmth.

 

 


AirSlim® Long Sleeve Shaping Bodysuit

Choosing the Right Bodysuit:

Now that you know all the benefits of wearing a bodysuit, let’s talk about how to choose the right one for you. Firstly, consider the length of the bodysuit. If you plan on wearing it with high-waisted pants or skirts, you’ll want to opt for a shorter length that won’t bunch up or create bulk. If you’re planning on wearing it as a layering piece, however, you’ll want a longer length that can stay tucked in and won’t shift around throughout the day.

 

Secondly, choose a body shaping bodysuit made from a stretchy and breathable fabric that feels comfortable against your skin. You don’t want anything too tight that will create bulges or discomfort, but you also don’t want anything too loose that won’t stay put. Look for a fabric that feels soft and comfortable to the touch, and that will hold its shape throughout the day.

 

Finally, if you’re interested in a bodysuit with shapewear benefits, look for one with compression. Bodysuits with light compression can smooth out minor imperfections, while those with firm compression can create a more pronounced slimming effect.

 

Why Buy Bodysuits on Black Friday:

If you’re ready to invest in a bodysuit, Black Friday sales are the perfect time to do it. Not only can you find great deals on high-quality shapewear brands like Shapellx, but you can also find a wide variety of styles to choose from. Whether you’re looking for a classic cotton bodysuit or something with unique features like cutouts, lace, or mesh panels, Black Friday sales are sure to have something that catches your eye.

 

Finally, buying a bodysuit during Black Friday sales is a smart way to get a head start on your Christmas shopping. Bodysuits make a practical and stylish gift for your fashion-conscious friends and family members, and buying them during Black Friday sales means you can get a great deal without sacrificing quality.

 

Conclusion:

Bodysuits are truly the unsung heroes of the fashion world. They’re versatile, flattering, and comfortable, and with the right styling, they can elevate your look in ways you never thought possible. When choosing a bodysuit, remember to consider factors like length, fabric, and compression to find the perfect fit. And if you’re thinking about investing in one, be sure to take advantage of Black Friday sales to get the best deal possible. With these tips in mind, you’ll be well on your way to making bodysuits your new style secret weapon.